Peralihan kalimat pada sebuah makna.
Berkendara seorang diri, kupandangi sisi kiri dan kanan secara bergantian, sebuah tembok dengan berbagai macam cover.
30 menit, tak terasa aku berada di depan dua jalan, belok kiri bukan jalan yang aku ingin untuk saat ini Kemudian jika aku memilih kanan lantas aku tidak ada alasan mengapa aku memilih jalan kanan daripada jalan kiri.
Tapi ini bukan soal simpang tiga.
Matahari tidak peduli seberapa terik dirinya. Bintang peduli pada aku yang kesepian.
Semakin jauh kita melihat di alam semesta,
semakin jauh pula kita melihat kembali ke masa lalu.
Lagi-lagi ini bukan soal masa lalu.
Sekarang lihatlah bintang? Bukankah dia terlalu jauh untuk digapai?
Matahari? Dia bahkan sudah ada jauh sebelum aku lahir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar